JAKARTA, FordataNews.com — Jauh dari tanah kelahiran, semangat dan kebanggaan sebagai anak Tanimbar justru semakin terasa. Hal itu terlihat dalam perjumpaan putra Tanimbar, Moses Amukwaman Ratusa Buarlele, bersama kontingen Pramuka asal Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) yang mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Pertemuan yang berlangsung pada Sabtu (22/8/2026) itu berlangsung penuh keakraban. Para peserta tampak antusias dan bahagia dapat bertemu langsung dengan sosok yang juga berasal dari tanah Tanimbar dan telah menorehkan pengalaman di berbagai bidang hingga tingkat nasional.
Jamnas XII Gerakan Pramuka sendiri berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”
Ajang nasional tersebut diikuti sekitar 19 ribu hingga 20 ribuan Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Indonesia.
Bagi Moses, kehadiran anak-anak Tanimbar dalam kegiatan berskala nasional tersebut bukan sekadar aktivitas kepramukaan.

Lebih dari itu, Jamnas menjadi ruang penting bagi generasi muda untuk membentuk karakter, melatih kemandirian, mengasah keterampilan, memperluas wawasan sekaligus membangun jaringan persaudaraan.
“Saya sangat bangga bisa bertemu adik-adik dari Tanimbar di ajang nasional ini. Mereka datang membawa semangat, kebanggaan dan nama baik Tanimbar,” ujar Moses Buarlele.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh para peserta selama mengikuti Jamnas XII tidak berhenti ketika mereka kembali ke Tanimbar.
Menurutnya, pengalaman tersebut harus menjadi modal untuk terus berkembang, berani mengambil peluang dan kelak memberikan kontribusi nyata bagi daerah maupun bangsa.
DARI BAWAH, MENEMBUS BERBAGAI BIDANG
Perjalanan Moses Amukwaman Ratusa Buarlele sendiri menjadi gambaran bahwa keberanian untuk bermimpi dan mengambil kesempatan dapat membuka jalan menuju berbagai pencapaian.
Putra Tanimbar ini membangun kiprahnya dari bawah hingga kemudian dikenal sebagai salah satu pengusaha muda, khususnya di bidang kontraktor.
Pengalamannya juga terbentang di sejumlah sektor. Moses pernah berkecimpung di dunia penerbangan sebagai penerbang atau pilot, baik dalam penugasan di dalam negeri maupun luar negeri.
Tidak berhenti di sana, ia juga pernah dipercaya menduduki posisi komisaris pada sejumlah perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, termasuk minyak dan gas bumi, perikanan dan penerbangan.
Pengalaman lintas sektor tersebut kemudian semakin memperluas kiprahnya hingga ke lingkungan pemerintahan.
Moses tercatat pernah menjalankan peran sebagai adviser pada sejumlah kementerian, mulai dari era pemerintahan Presiden RI ke-7 hingga pemerintahan Presiden RI saat ini.
Berbekal perjalanan tersebut, Moses menilai generasi muda Tanimbar harus diberikan ruang seluas-luasnya untuk berkembang dan berani mengambil bagian dalam berbagai kesempatan di tingkat nasional.
PESAN DARI CIBUBUR UNTUK GENERASI TANIMBAR
Pertemuan dengan kontingen Tanimbar di Jamnas XII menjadi lebih dari sekadar perjumpaan sesama orang sekampung di perantauan.
Momentum tersebut memperlihatkan kuatnya ikatan emosional antar anak Tanimbar, sekaligus menjadi ruang untuk menanamkan optimisme kepada generasi muda bahwa keterbatasan daerah bukan alasan untuk membatasi mimpi.
Bagi Moses, semangat dan keceriaan para peserta Pramuka Tanimbar menjadi kebanggaan tersendiri. Kehadiran mereka di panggung nasional membuktikan bahwa generasi muda Tanimbar memiliki potensi untuk tampil, belajar dan bersaing bersama anak-anak muda dari seluruh Indonesia.

PESAN SEDERHANA
Ia pun menitipkan pesan sederhana namun kuat kepada para peserta.
“Yang paling penting adalah terus belajar, menjaga nama baik Tanimbar dan jangan takut bermimpi besar.” pesan putra Tanimbar ini.
Pesan itu menjadi penutup perjumpaan Moses bersama adik-adik Pramuka Tanimbar di Cibubur.
Baca Juga:
Wabup Ratuanak Lepas Kontingen, Pramuka Tanimbar Siap Harumkan Nama Daerah di Jamnas 2026
Wabup Ratuanak Lepas Kontingen, Pramuka Tanimbar Siap Harumkan Nama Daerah di Jamnas 2026
Sebuah pesan dari seorang putra daerah kepada generasi yang kelak diharapkan menjadi bagian penting dari masa depan Tanimbar dan Indonesia. (*)






