Pangdam XV/Pattimura Kobarkan Semangat Prajurit di Saumlaki

---“Jangan Mudah Menyerah, Prajurit Harus Punya Nyali“---

SAUMLAKI, FordataNews.com — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XV/Pattimura, Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., menegaskan pentingnya karakter petarung, kecerdasan, dan mental pantang menyerah bagi setiap prajurit TNI saat melakukan kunjungan kerja ke Markas Kodim 1507/Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selasa (19/5/2026).

Kedatangan Pangdam bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XV/Pattimura, Dian Dody Triwinarto, disambut jajaran prajurit TNI-AD, PNS, serta anggota Persit di lingkungan Kodim 1507/Saumlaki.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan moral dan pembinaan mental prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan dan kepulauan terdepan Indonesia.

Agenda diawali dengan prosesi penyambutan, penanaman pohon sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, hingga pemaparan kondisi wilayah oleh Dandim 1507/Saumlaki, Kiswanto Yudha Kurniawan.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Dody Triwinarto mengajak seluruh personel untuk terus memelihara rasa syukur dalam setiap situasi penugasan.

“Teruslah bersyukur sampai kita lupa bagaimana caranya kita bersyukur. Semakin kita bersyukur, semakin kita diberkati. Siapapun kita dan di manapun kita berada, wajib bersyukur,” tegas Pangdam di hadapan prajurit dan Persit.

Tak hanya itu, Pangdam juga menyoroti pentingnya komunikasi yang sehat dan terbuka, baik di lingkungan kedinasan maupun dalam kehidupan rumah tangga.

Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi benteng utama dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran.

“Kalau komunikasi dengan pimpinan berjalan baik dan dilandasi etika yang benar, semuanya akan aman. Pelanggaran tidak akan terjadi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pangdam XV/Pattimura menekankan tiga nilai utama yang wajib dimiliki setiap prajurit, yakni karakter petarung, kecerdasan berpikir, dan nyali dalam menghadapi tantangan.

Ia menegaskan, prajurit tidak boleh mengedepankan emosi dalam mengambil keputusan, melainkan harus mengutamakan akal sehat dan rasionalitas.

“Prajurit harus cerdas, gunakan akal budi dan rasio, bukan emosi,” pesannya.

Sementara itu, soal nyali, Pangdam menilai hal tersebut merupakan kualitas yang melampaui keberanian biasa.

Ia meminta seluruh anggota tetap memiliki semangat juang dan tidak mudah menyerah dalam kondisi apa pun.

“Jangan mudah putus asa. Jiwa petarung tidak mengenal kata gagal, karena kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda,” tandasnya.

Menurut Pangdam, nilai-nilai tersebut tidak hanya diterapkan saat menjalankan tugas negara, tetapi juga harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari sebagai prajurit dan anggota masyarakat.

Kunjungan kerja ini turut didampingi sejumlah pejabat utama Kodam XV/Pattimura, di antaranya Asops Kasdam, Aster Kasdam, Dandenintel, Kapok Bungkol, ADC Pangdam dan Ketua Persit, serta jajaran Pendam XV/Pattimura.

Kehadiran Pangdam di Saumlaki menjadi bentuk perhatian langsung pimpinan Kodam XV/Pattimura terhadap pembinaan personel di wilayah terluar Indonesia.

Baca Juga:

Ini Pesan Damai Pangdam XV/Pattimura di Maluku Tenggara 

Ini Pesan Damai Pangdam XV/Pattimura di Maluku Tenggara

Kunjungan tersebut sekaligus memperkuat semangat pengabdian prajurit dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*)