AMBON, FordataNews.com – Persiapan menuju Apel Akbar 10.000 Kader Pemuda Katolik Maluku terus dimatangkan. Menjelang pelaksanaan yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 di Larat, Kecamatan Tanimbar Utara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, panitia mengintensifkan konsolidasi dan menggalang dukungan dari berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Maluku.
Agenda berskala besar tersebut diproyeksikan menjadi pertemuan kepemudaan terbesar di Maluku yang tidak hanya mempertemukan ribuan kader Pemuda Katolik, tetapi juga menjadi panggung penguatan semangat persatuan, toleransi, dan kolaborasi lintas agama dari kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) Indonesia.
Ketua Panitia Pelaksana, Constansius Kolatfeka, mengatakan seluruh elemen panitia terus bergerak membangun komunikasi dengan pemerintah, lembaga, dunia usaha, serta berbagai institusi strategis guna memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan optimal.

“Panitia berharap dukungan dari seluruh pihak agar Apel Akbar 10.000 Kader Pemuda Katolik Maluku dapat terselenggara dengan sukses dan menjadi momentum kebangkitan generasi muda Maluku,“ ujar Kolatfeka usai melakukan audiensi dengan jajaran Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Panca Karya Maluku, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, Apel Akbar bukan sekadar ajang konsolidasi organisasi, melainkan momentum memperkokoh persaudaraan kebangsaan melalui keterlibatan pemuda lintas agama.
Dari Larat, ribuan peserta juga akan menyuarakan dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela sekaligus meneguhkan kembali semangat Sumpah Pemuda sebagai fondasi persatuan bangsa.
Dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan itu mulai mengalir dari berbagai pihak. Direktur Utama Perumda Panca Karya Maluku, Muhamad Ranny Tualeka, menyampaikan apresiasi atas inisiatif penyelenggaraan Apel Akbar yang dinilai memiliki nilai strategis dalam memperkuat pembangunan kepemudaan di Maluku itu.

“Tentu kami mengapresiasi sekaligus mendukung kegiatan akbar ini. Berbagai hal menyangkut dukungan tentu akan kami pelajari lebih lanjut,“ kata Tualeka.
Ia berharap Pemuda Katolik terus menjadi mitra strategis pemerintah dengan menghadirkan gagasan, kritik yang konstruktif, serta kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam audiensi tersebut, dukungan juga disampaikan Direktur Operasional Perumda Panca Karya, Sarifuddin GO, dan Dewan Pengawas Orlando Petrus.
Sebelumnya, panitia telah melakukan rangkaian koordinasi dengan sejumlah lembaga strategis, antara lain Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur George Watubun, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku beserta Fraksi PKB, hingga Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Maluku.

Baca Juga:
Mahasiswa Jangan Sekadar Wisuda, Jadilah Penjaga Masa Depan Maluku
Mahasiswa Jangan Sekadar Wisuda, Jadilah Penjaga Masa Depan Maluku
Rangkaian audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor agar Apel Akbar 10.000 Kader Pemuda Katolik Maluku di Larat tidak hanya berlangsung sukses, tetapi juga berdampak positif bagi pembangunan daerah, penguatan persatuan, serta pemberdayaan generasi muda di Maluku. (*)







