AMBON, FordataNews.com – Upaya percepatan pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela kini semakin konkret. Tak hanya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (31/3/2026), juga menghadirkan sejumlah pejabat kunci dari SKK Migas dan Kontraktor KKS INPEX Masela Ltd yang siap mengawal jalannya proyek strategis nasional tersebut.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menegaskan bahwa keberhasilan Blok Masela sangat bergantung pada kekuatan sinergi antar pemangku kepentingan.
Menurutnya, proyek ini bukan sekadar pembangunan sektor energi, tetapi juga menjadi harapan besar bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Rapat yang melibatkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), SKK Migas, INPEX Ltd, jajaran Forkopimda, serta pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan Maluku Barat Daya (MBD) itu berlangsung kondusif dan menghasilkan kesepahaman penting untuk mempercepat langkah implementasi di lapangan.
Dalam forum tersebut, turut hadir dan tercatat sejumlah pejabat penting dari SKK Migas dan INPEX Masela Ltd, yakni:
1. Deputi Dukungan Bisnis: Eka Bhayu Setta
2. Pengawas Internal: Irjen Pol. Ibnu Suhendra
3. Tenaga Ahli Kementerian ESDM: M. Ichsan Kiat, Michael Wattimena
4. Penasihat Ahli Kepala SKK Migas: Husein Sagaf, Umar Ali Lessy, Derek Loupatty, Retiono Kunto
5. Kepala Unit Percepatan Project Abadi: Boegi Ardian
6. Kepala Divisi Formalitas: George Nicolas Simanjutak
7. Kepala Perwakilan SKK Migas Papua dan Maluku: Mardianto
8. Senior Advisor Economics & Funding INPEX Masela Ltd: Koji Sudo
9. Act. VP Corporate Services INPEX Masela Ltd: Rudi Imran beserta jajaran
Kehadiran para pejabat ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa percepatan Blok Masela kini mendapat perhatian serius dan pengawalan langsung dari berbagai lini strategis, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Provinsi Maluku juga telah membentuk tim terpadu melalui SK Gubernur Nomor 519.
Tim ini akan segera turun ke lapangan untuk memastikan berbagai program percepatan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Namun demikian, pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis dan kebijakan, tetapi juga dukungan masyarakat.
Stabilitas dan suasana kondusif menjadi faktor penting agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar.
Blok Masela, yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), diharapkan mampu membuka peluang kerja, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta membawa perubahan nyata bagi wilayah Maluku, khususnya Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya.
Di penghujung pertemuan, ajakan penuh makna kembali disampaikan, sebuah seruan kebersamaan yang menegaskan bahwa proyek ini adalah milik semua pihak.
“Mari kita bersama-sama mendukung dan mendoakan agar proyek ini dapat segera terlaksana,” ajak Gubernur Maluku.
Baca Juga :
Blok Masela Dikebut, Gubernur Maluku Ajak Semua Pihak Bersatu untuk Masa Depan Daerah
Blok Masela Dikebut, Gubernur Maluku Ajak Semua Pihak Bersatu untuk Masa Depan Daerah
Dengan keterlibatan berbagai tokoh kunci dan komitmen bersama yang semakin menguat, Blok Masela kini tidak hanya menjadi proyek besar di atas kertas, tetapi juga harapan nyata yang perlahan mulai mendekati kenyataan bagi masyarakat Maluku. (*)







