Bongkar Skandal 300 Juta BPR Modern, DPRD Bursel Setuju Bentuk Pansus

BUNTUT DANA JUMBO TAK MUNCUL DI PAD.

NAMROLE,FordataNews.com _ Langkah heroik dan bersejarah telah ditempuh DPRD Buru Selatan (Bursel).

Dewan mengungkapkan secara terang benderang sengkarut kelam dibalik tirai gelap kerjasama Pemda Bursel dengan pihak BPR Modern Ekspress, beserta aliran uang 300 juta ke kas daerah.

Melalui rapat koordinasi DPRD Bursel, Selasa (12/08/2025), telah disepakati pembentukan Panitia Khusus (Pansus) BPR Modern Ekspress.

Kepastian akan kesepakatan untuk membentuk pansus ini dibeberkan oleh sumber terpercaya media ini di DPRD.

Dia mengakui rapat internal dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bursel, Ahmad “Madoli” Umasangaji.

” Ketua DPRD langsung pimpin rapat” singkatnya.

Diakui oleh sumber, peserta rapat internal melihat persoalan aliran dana BPR Modern Ekspress sangat penting untuk diungkapkan kepada rakyat Buru Selatan sehingga semuanya menyetujui pembentukan Panitia Khusus (Pansus).

Mengenai komposisi pansus, sumber itu menyebut sementara menunggu empat Fraksi di DPRD Bursel untuk mengutus perwakilannya.

” DPRD sepakati bentuk pansus Bank Modern, Nanti empat Fraksi tinggal masukan nama perwakilannya saja untuk mengisi komposisi pansus dalam waktu dekat “. Ungkapnya di Namrole (12/08/2025).

Menurutnya, setelah komposisi terbentuk maka akan segera dibawa ke rapat paripurna agar disahkan.

Dirinya menjelaskan pula, pansus ini sebagai tindaklanjut dari hasil temuan dalam rapat lintas Komisi DPRD Bursel 1 Agustus 2025 bersama Tim Anggaran Pemda Bursel, Kepala BPR Modern dan Kepala Bank Maluku-Maluku Utara.

Dalam rapat tersebut, Kepala BPR Modern Ekspress Namrole selain mengakui adanya 300 juta yang masuk ke kas pemda Bursel sebagai buah kerja sama tahun 2022 silam. Dia pun menunjukan bukti rekening koran dihadapan rapat lintas Komisi.

Baca Juga:

Sadis, DPRD Bursel Bongkar Fakta Baru di Sengkarut Pemindahan Dana ke BPR Modern: Sadis, DPRD Bursel Bongkar Fakta Baru di Sengkarut Pemindahan Dana ASN Ke BPR Modern

Anehnya selama ini uang tersebut tidak pernah tercantum dalam item lain-lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) APBD Bursel.

Juga terdapat kejanggalan besar karena dalam perjanjian kerjasama tidak 1 pasal pun yang mencantumkan besar keuntungan yang didapat pemda berjuluk Lolik Lalen Fedak Fena ini namun tiba-tiba ada pengakuan 300 juta.

Atas kejanggalan-kejanggalan itulah maka Pansus dibentuk untuk menelusuri dan mengungkapkan tabir gelap dibalik tirai kerjasama Pemda Bursel-BPR Modern Ekspress.

PANSUS DAPAT DUKUNGAN

Saat masih direncanakan, Pembentukan Pansus DPRD Bursel guna mengungkapkan persoalan kerjasama dan aliran dana 300 juta BPR Modern ke kas Pemda Bursel ini sudah mendapatkan dukungan luas.

Anggota DPRD Maluku, Anos Yeremias kepada awak media di Ambon (5/8/2025), menyatakan mendukungnya bagi pembentukan pansus.

Selain Anos, di internal DPRD Bursel dukungan telah resmi diberikan oleh Fraksi Persatuan Pembangunan Bangsa (PPB) melalui juru bicara La Ari Wally.

Baca Juga:

Fraksi PPB DPRD Bursel Dukung Pansus Ungkap Misteri Aliran 300 juta Bank Modern: Fraksi PPB DPRD Bursel Dukung Pansus Ungkap Misteri Aliran 300 Juta Bank Modern.

” Atas nama Fraksi PPB di DPRD Bursel, kami mendukung pembentukan pansus guna menelusuri aliran 300 juta dari BPR Modern untuk pemda Bursel sejak tahun 2022 yang tidak tercatat sama sekali dalam item hal-hal lain Pendapatan Asli Daerah (PAD)” Tegasnya di Namrole (5/08/2025).

Kader PKB di Parlemen Bursel itu menyebut kehadiran pansus wajib hukumnya guna mengungkapkan tabir kebobrokan pengelolaan daerah.

“Pansus ini harus ada supaya kebobrokan pengelolaan daerah ini dapat diungkapkan kehadapan rakyat yang mengutus kita, Wajib hukumnya kita dukung” jelas Nahdiyin Muda dari Kaki Gunung Kepala Madan Ini.(*)

Exit mobile version