Ambon,Fordatanews.com._ Gempa bumi dengan Magnitudo 5, 3 Skala Richer (SR) terjadi di Laut Banda, Maluku Tengah, Minggu (25/1/2026) pukul 13.22.32 WIB. Episentrum gempa bumi terletak pada koordinat 6,23° LS ; 130,69° BT.
—Baca Juga : Dalam Semalam Seram Utara Maluku Tengah Diguncang Gempa Beruntun
Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 205 Km barat laut Kepulauan Tanimbar, Maluku pada kedalaman 136 km. Hal ini disampaikan oleh Daryono, selaku Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG.
Menurutnya, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya maka Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Banda.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),” kata Daryono. Hal ini disampaikan lewat siaran pers pada Minggu, 25 Januari 2026.
DIRASAKAN OLEH WARGA SAUMLAKI, TAK BERPOTENSI TSUNAMI
Gempa bumi ini dirasakan di Saumlaki dengan skala intensitas II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. “Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” bebernya.
Hingga pukul 13.40 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Untuk itu , dia menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Selain itu, masyarakat agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah,” ucapnya.(*)




