AMBON, FordataNews.com – Umat Katolik di Kota Ambon kembali akan menggelar Perarakan Arca Kristus Raja Semesta Alam pada Sabtu–Minggu, 22–23 November 2025.
Kegiatan religius yang telah rutin dilaksanakan sejak 2023 itu menjadi bagian dari rangkaian penutupan tahun liturgi gereja sekaligus menyambut Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam yang tahun ini diperingati pada 11 Desember.
Ketua Panitia, Carolus Lasol, dalam keterangan pers di Ambon, Senin (17/11/2025), menjelaskan bahwa Paroki St. Joseph Passo merupakan penggagas utama kegiatan ini, dimana, Romo Lukas Kelwulan sebagai Pastor Parokinya.
Lasol katakan, setiap tahun menjelang perayaan tersebut, umat Paroki St. Joseph Passo menggelar doa dan devosi khusus kepada Kristus Raja Semesta Alam.
TRADISI GEREJA
Salah satu rangkaian utama ialah Perarakan Arca Kristus Raja Semesta Alam yang dibawa dari rukun ke rukun serta dari stasi ke stasi, dan berpuncak pada Perayaan Ekaristi bersama seluruh umat beriman pada Hari Raya Kristus Raja di Gereja Paroki St. Joseph Passo.
Hal tersebut diungkapkan Pastor Paroki St. Joseph Passo, Romo Lukas Kelwulan, dalam konferensi pers dimaksud.
“Biasanya setelah misa, umat diberikan kesempatan untuk mempersembahkan tari-tarian sebagai bentuk penghormatan bagi Kristus Sang Raja,” ujar Romo Kelwulan.
Dikatakan, perarakan tahun ini mengusung tema, “Melalui kegiatan perarakan Arca Kristus Raja Semesta Alam, mari katong wujudkan Kota Ambon, Maluku, dan Indonesia pung bae.”
Tema ini, lanjut Romo Kelwulan, merupakan bentuk dukungan nyata umat Katolik kepada Pemerintah Kota Ambon serta seluruh masyarakat Maluku dan Indonesia dalam menjaga persatuan, persaudaraan, dan kerukunan antar umat beragama.
DARI PAROKI LOKAL, JADI PERAYAAN KEVIKEPAN
Sejak 2023, kegiatan perarakan yang awalnya berskala paroki, kemudian ditingkatkan menjadi perayaan umat Katolik se-Kevikepan Kota Ambon.
Arca Kristus Raja diarak dari Paroki St. Joseph Passo sebagai tuan rumah menuju paroki-paroki lain di wilayah Kota Ambon.
Romo Kelwulan menuturkan bahwa kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para pimpinan dan jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM).
“Mereka turut menyambut dan memberikan penghormatan bagi Arca Kristus Raja ketika melewati wilayah gereja masing-masing. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Ambon, para tokoh masyarakat, serta tokoh lintas agama,” jelasnya.
WUJUD PERSAUDARAAN
Kegiatan Perarakan Arca Kristus Raja Semesta Alam bertujuan untuk mengajak umat Katolik memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Kristus Sang Raja Semesta Alam, menghadirkan-Nya sebagai Raja Damai, serta menumbuhkan semangat kesatuan, persaudaraan, dan toleransi dari Kota Ambon untuk Maluku dan Indonesia.
Hadir dalam konferensi bersama awak media saat itu selain Pastor Paroki RD Lukas Kelwulan dan Ketua Panitia Carolus Lasol, hadir pula Ketua Seksi Acara RD Angki Kanunmas, Ketua Dewan Pastoral Paroki St. Joseph Passo Norbertus Sikteubun, dan Ketua Tim Pengarah Mathias Watunglawar.
Baca Juga :
Arca Bunda Maria Berbalut Tenun Ikat, Dibangun di Utara Tanimbar
Arca Bunda Maria Berbalut Tenun Ikat, Dibangun di Utara Tanimbar
Perayaan akbar ini direncanakan akan melibatkan umat Katolik se-Kota Ambon, tokoh pemerintah, tokoh agama, tokoh adat Saniri Negeri Passo, serta Jemaat GPM yang selama ini turut mendukung kegiatan tersebut. (*)







