Namrole,Fordatanews.Com _ Mara bahaya kini mengintai kedamaian warga desa Waikeka, Kecamatan Kepala Madan,Buru Selatan. Pasalnya tempat penampungan kayu (Lopong) milik PT Nusa Padma dipindahkan ke desa itu.
Kepastian akan pergeseran lopong kayu meranti merah ini mengemuka dalam rapat paripurna pembukaan masa sidang III DPRD Bursel, Senin,15 September 2025.
Anggota Komisi II, La Ary Wally yang baru selesai melakukan reses di wilayah itu mengecam pemindahan yang diprakarasai perintah Bupati Bursel.
–Baca Juga: Fraksi PPB DPRD Bursel Dukung Pansus Ungkap Misteri Aliran 300 Juta Bank Modern.
Fraksi PPB DPRD Bursel Dukung Pansus Ungkap Misteri Aliran 300 Juta Bank Modern.
Dia menyebut bencana tengah mengintai warga Waikeka.
” Saya baru selesai reses, Masyarakat Waikeka mengeluh Lopong Nusa Padma dipindahkan ke sana atas perintah Bupati La Hamidi, itu berarti bencana sudah dekat untuk orang Waikeka”. Tegas Putera Waekeka itu.
Ary yang ditemui usai Paripurna menjelaskan bahwa dulu pernah tempat itu jadi lopong, namun kehadirannya justru membawa bencana.
” Waktu lopong dulu disitu, terjadi banjir besar menewaskan 1 orang warga Waikeka yang jenasahnya belum ditemukan sampai sekarang. Kemudian tahun 2023, kecelakaan truk ” Ucap Kader PKB ini.
PINDAHKAN LOPONG ITU KE KAMPUNG BUPATI LA HAMIDI
Selain mengecam Bupati Bursel, Wakil rakyat dapil Leksula-Kepala Madan ini pun menilai La Hamidi tanpa sadar akan mencelakai warga Waikeka.
” Bupati kan tahu bahwa dulu itu banjir hantam Waikeka gara-gara perusahan ini, kenapa dia seenaknya suruh mereka kembali ke situ. Ini kan keputusan yang sengaja mau bikin celaka orang Waikeka” tegasnya.
Anggota Fraksi PPB DPRD Bursel ini pun menyarankan agar Bupati perlu belajar teknik pengambilan keputusan dan kebijakan.
” Kalau Bupati mau selamatkan destinasi wisata tapi korbankan nyawa orang Waikeka, lalu apa artinya keputusan itu, ini kan tidak bijaksana. Dia perlu banyak belajar teknik pengambilan keputusan dan kebijakan” sesal Ary.
Bekas Pengurus Pusat PMII periode 2015-2016 ini pun menyarankan Bupati agar memindahkan lopong Nusa Padma ini ke desa Pasir Putih.
” Yang bagus itu Bupati La Hamidi pindahkan lopong itu ke kampungnya di Pasir Putih, jangan dia taruh bencana ini di Waikeka” Sebutnya.
Nahdiyin muda dari kaki gunung Kepala Madan ini pun mengajak Bupati untuk berani menghentikan aktivitas PT Nusa Padma.
” Perusahan-perusahan loging ini kan tidak ada kontribusi yang berarti bagi daerah, lebih banyak merusak lingkungan dan bikin konflik. Sebaiknya Bupati dan DPRD berjuang agar mereka angkat kaki selamanya dari sini” tutupnya.(*)






