HIPMI: Desember Kelabu Kas Daerah Bursel Nihil , Puluhan Kontraktor Gagal Cair Ngamuk. 

Cuma Bisa Bilang Kasda Kosong, Kantor Dinas Keuangan Digembok Kontraktor

Namrole,Fordatanews.com._ Prahara memilukan menghantam sendi-sendi keuangan daerah Buru Selatan, para kontraktor pun jadi tumbal.

—Baca Juga : Proyek TA 2024 Tak Dicairkan, Kontraktor Umar Fatsey Tulis Pesan Menohok Untuk Bupati La Hamidi

Niat hati para pelaku dunia konstruksi serta pengadaan barang dan jasa untuk mencairkan dana pekerjaan yang telah selesai, namun apa daya kas daerah divonis nihil alias kosong melompong.

Desember sudah jadi kelabu bagi para kontraktor ini. Akhirnya mereka pun menumpahkan kekesalannya yang mendalam di Kantor Bupati Bursel, Rabu sore (24/12/2025).

Dalam kecewanya, mereka mengamuk di lantai II, Dinas Keuangan Daerah tempat ratusan SPM dan id billing membusuk ditelan kadaluarsa tengat waktu. Celakanya Kepala Dinas Keuangan Nane Risampessy lagi di luar daerah. Akhirnya Sekretaris Daerah pasang badan.

Sekda Bursel, Hadi Longa dalam pertemuan itu menjamin para kontraktor gagal bayar tahun anggaran 2024 akan dibayar pada Februari 2026. Sedangkan gagal bayar 2025 akan dibayarkan pada tahun anggaran 2027.

DINAS BPKAD DIGEMBOK KONTRAKTOR

Menanggapi hal ini, Wakil Sekretaris Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bursel, Umar Fatsey mengaku prihatin dengan kepemimpinan Bupati La Hamidi.

Dirinya mempertanyakan kemampuan Pemda Bursel era La Hamidi dalam penataan dan pengelolaan keuangan.

” HIPMI Bursel sesungguhnya prihatin kontraktor menderita karena gagal bayar oleh pemda. Sebenarnya anggaran itu dikemanakan sebab dua tahun kejadian ini terus terulang, Pak Bupati La Hamidi sepertinya tidak berdaya dalam pengelolaan keuangan” ucapnya.

Umar menyebut aksi para kontraktor ini adalah wujud kekecewaan. Dia menjelaskan para kontraktor yang melalukan aksi merupakan gabungan kontraktor korban gagal bayar 2024 dan 2025.

” Tadi Dinas Keuangan digembok, kunci dibawa oleh kontraktor karena kantor model apa yang bagara kasi keterangan kas daerah kosong. Lebih baik stop berkantor saja, kalau cuma bisa bilang kas daerah kosong terus” tutup Wasekum HIPMI Bursel ini.(*)