banner 728x250

Dua Imam Baru Masuk Kampung, Bawa Cinta dan Berkat ke Awear

RD Mesak Wermasubun dan RD Bobi Balia Disambut di Pantai Desa Awear Lama
RD Mesak Wermasubun dan RD Bobi Balia Disambut di Pantai Desa Awear Lama

AWEAR, FordataNews.com – Dua putra asal Desa Awear Lama, Kecamatan Fordata, Kabupaten Kepulauan Tanimbar – Maluku, yang baru saja dithabiskan sebagai Imam Baru, mengunjungi desa tercintanya, Rabu (20/08/2025).

Keduanya, RD Mesak Wermasubun dan RD Bobi Balia. Keduanya merupakan putra asal Desa Awear Lama, tempat mereka tumbuh dan berkembang dengan penuh cinta dan sukacita.

banner 325x300
PENYAMBUTAN CINTA

Iring-iringan motor laut menghantarkan kedua Imam ini hingga ke garis pantai, tepat di depan desa.

Meskipun masih berada di laut, masyarakat yang merupakan Umat Stasi Gereja Santo Petrus sudah menyiapkan sambutan yang luar biasa.

Penjemputan tersebut dimeriahkan dengan Tarian Adat Snomar Roar yang dimainkan sekelompok Ibu-ibu asal Desa Awear Lama.

Tarian ini merupakan salah satu tarian adat yang unik dan penuh makna, dimana tarian tersebut dipentaskan di lautan dengan menggunakan sarana motor laut sambil menggiring kedua Imam Baru ini menuju bibir pantai.

PANTAI DESA

RD Mesak Wermasubun dan RD Bobi Balia bersama rombongan akhirnya tiba dan menginjakan kaki di pantai desa.

Di sana telah berdiri Ketua Panitia Penyambutan Imam Baru, Nor Ditilebit bersama seluruh warga dan umat yang menanti.

Kedua putra Awear ini mendapat pengalungan Syal Tenun Ikat Tanimbar yang kemudian doa adat pada sebuah lokasi sakral yang bernama Belan Tutuk Sailolin.

PROSESI ADAT

Rombongan kemudian berarak dari pantai. Di momen itu, rombongan diiringi dengan Tarian Tradisional oleh OMK Stasi St. Petrus Awear Lama sampai tiba di Rumah Adat yang ditempati Kades Marthen Oratmangun.

Sesuai tradisi di desa Awear Lama, siapa saja yang berkunjung ke desa seharusnya wajib singgah pada Rumah Adat tersebut.

Dari tempat itu, kedua Imam dan rombongan kemudian diarak menuju rumah tetua adat desa, Alex Rumlaan.

“Di situ juga akan digelar Doa Adat di Rumah Watumlawar atau dijuluki Rumah Batu Lebar,“ terang salah satu warga.

TNABAR ILAA

Setelah melalui prosesi adat yang cukup lama, kedua Imam Baru ini diarak menuju ke Gereja. Tiba di pelataran Gereja, kedua Imam dan rombongan mendapat suguhan sebuah Tarian Adat yang bernama Tnabar Ilaa.

Tarian ini memiliki makna sakral dan sering berlangsung dalam berbagai acara adat.

“Tarian Tnabar Ilaa mempunyai makna yang mendalam sebagai ungkapan janji atau pesan kebaikan kepada masyarakat,” katanya.

”Penari miliki kemampuan berbahasa daerah (Vai Dida), yang memiliki bagian penting dalam budaya Tanimbar,” terang Kepala Desa Awear, Yonathan M. Oratmangun kepada media ini.

BERKAT PERTAMA

Inti dari acara penjemputan hingga prosesi adat pun tiba. RD Mesak Wermasubun dan RD Bobi Balia meminta Berkat Pertama bagi seluruh masyarakat Umat Stasi Gereja Santo Petrus Awear Lama.

Berkat perdana ini merupakan momentum dan tonggak sejarah awal pengabdian keduanya sebagai Imam untuk melayani seluruh Umat Katolik.

Baca Juga :

Misa Pertama di Lamdesar Timur, RD Julianus Batfin Ajak Umat Dekatkan Diri dengan Bunda Maria

“Semoga cinta kasih, penyertaan, dan berkat Allah Bapa melingkupi saudara-saudari sekalian, mulai dari hari ini, sampai selama-lamanya,“ ungkap kedua Imam saat memberkati seluruh masyarakat yang hadir. (*)

banner 325x300