Dari Larat untuk Guru Indonesia: Semangat PGRI ke-80 Menggema di Ujung Tanimbar

LARAT, FordataNews.com – Kota kecil di pesisir Tanimbar Utara itu tampak lebih hidup dari biasanya. Senyum para guru, tawa para siswa, dan irama lagu-lagu perjuangan guru mengisi udara pagi Kota Larat saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 digelar dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Di tengah keterbatasan geografis wilayah kepulauan, semangat para pendidik di Kota Larat justru tampil begitu kuat.

Ratusan guru dan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK, larut dalam rangkaian kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sarat makna dan refleksi atas peran guru di daerah terluar.

Perayaan dibuka, Senin (24/11/2025) pagi dengan jalan santai yang mengambil rute utama Kota Larat. Ratusan langkah kaki guru dan siswa menyatu dalam irama kebersamaan, membawa spanduk, bendera, serta atribut PGRI sebagai simbol kebanggaan terhadap profesi pendidik.

Jalan santai ini dilepas langsung oleh Ketua Cabang PGRI Tanimbar Utara, Aloysius Urlatu, S.Pd., yang menyebut kegiatan ini sebagai wujud syukur dan kebersamaan seluruh insan pendidikan.

“Di usia PGRI yang ke-80, kita tidak hanya merayakan usia organisasi, tetapi juga merayakan semangat juang para guru yang konsisten membangun generasi di daerah ini, meskipun dengan segala keterbatasan,” ujar Aloysius di hadapan para peserta.

Suasana semakin semarak saat ratusan siswa mengikuti Senam Anak Indonesia Sehat. Gerakan-gerakan penuh semangat itu menjadi simbol generasi muda yang sehat, optimis, dan siap melanjutkan estafet pembangunan bangsa.

Di sela kegiatan, digelar pula Lomba Mars dan Hymne PGRI, yang memperlihatkan kekompakan para guru dan siswa dalam menghidupkan nilai-nilai perjuangan organisasi guru tertua di Indonesia itu.

Tidak hanya menjadi ajang hiburan, rangkaian kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bersama. Di balik sorak-sorai dan tawa, tersimpan realitas perjuangan guru di wilayah kepulauan.

Meski masih adanya keterbatasan sarana, akses transportasi yang tidak mudah, hingga tantangan ekonomi yang masih dihadapi sebagian besar tenaga pendidik, namun semua itu tidak memadamkan semangat mereka untuk tetap hadir di kelas, mendidik, dan membentuk karakter anak-anak Tanimbar.

Wakil Ketua PGRI Cabang Tanimbar Utara, Coris Jakonias Elwuar, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan peringatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi momentum memperkuat solidaritas guru.

“Ini bukan hanya soal lomba atau seremoni. Ini adalah pengingat bahwa kita para guru harus tetap satu barisan dalam memperjuangkan pendidikan yang bermutu, terutama bagi anak-anak di wilayah kepulauan seperti Tanimbar,” ungkapnya.

Apresiasi serupa disampaikan oleh Kepala SD Negeri 1 Larat, yang melihat langsung semangat luar biasa para siswa dan guru dalam kegiatan ini.

“Antusiasme anak-anak dan guru hari ini sangat membanggakan. Ini menunjukkan bahwa semangat belajar dan semangat mengajar di Larat masih menyala kuat. Semoga peringatan ini menjadi pemicu lahirnya inovasi-inovasi baru di sekolah,” tuturnya.

Rangkaian peringatan HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 di Kota Larat masih akan berlanjut hingga puncaknya pada 25 November 2025 melalui pelaksanaan upacara resmi tingkat Kecamatan Tanimbar Utara.

Upacara tersebut direncanakan melibatkan unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, serta seluruh satuan pendidikan, sebagai bentuk penghormatan kepada para guru sebagai arsitek masa depan bangsa.

Dari Kota Larat, suara penghormatan untuk guru menggema hingga ke seluruh penjuru negeri. Di usia PGRI yang ke-80 ini, satu pesan kuat mengalir dari ujung selatan Maluku.

Baca Juga :

PLN UIW Maluku dan Maluku Utara Tegaskan Tidak Ada Manipulasi Solar di PLTD Larat

PLN UIW Maluku dan Maluku Utara Tegaskan Tidak Ada Manipulasi Solar di PLTD Larat

“Guru bukan hanya pengajar di ruang kelas, tetapi juga penjaga harapan, penuntun masa depan, dan penerang jalan generasi Tanimbar menuju Indonesia yang lebih maju,“ demikian pesan itu. (*)