SAUMLAKI, FordataNews.com – Komitmen negara memperluas layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) terus menunjukkan progres nyata.
Di Provinsi Maluku, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) tercatat sebagai daerah dengan alokasi pembangunan dapur MBG terbanyak, yakni 20 titik, mengungguli kabupaten/kota lainnya.
Alokasi tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara Raya (BRNR), Farida Rahangiar, saat tiba bersama rombongan Himpunan Desa Mandiri Indonesia (HDMI) yang dipimpin Ketua Umum Setiyo Capandri, didampingi jajaran pengurus pusat dan perwakilan Provinsi Maluku, di Bandara Mathilda Batlayeri Saumlaki, Jumat (2/1/2026).
“Untuk wilayah Maluku, Kabupaten Kepulauan Tanimbar memperoleh alokasi terbanyak, yakni 20 titik dapur MBG wilayah 3T,” ungkap Farida.
Farida menjelaskan, kunjungan kerja BRNR dan HDMI ke Tanimbar merupakan bagian dari agenda awal tahun untuk meninjau kesiapan lokasi serta mempercepat realisasi pembangunan dapur MBG di wilayah 3T.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di kawasan timur Indonesia.
“Dari penilaian pusat, Maluku dinilai siap mendukung percepatan pembangunan dapur MBG. Dan yang paling luar biasa, Tanimbar mendapat alokasi terbanyak. Ini menunjukkan kesiapan daerah sekaligus besarnya kepercayaan pemerintah pusat terhadap Tanimbar,” tegasnya.
Menurut Farida, pembangunan dapur MBG di wilayah 3T merupakan bagian integral dari program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi dan penguatan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum HDMI, Setiyo Capandri, menegaskan bahwa selain peninjauan lokasi, HDMI juga menyiapkan program pendukung, termasuk pelatihan dan penguatan kapasitas bagi masyarakat serta pengelola program di tingkat desa.
“Komitmen kami jelas, mengawal percepatan pembangunan dapur MBG di wilayah 3T agar segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” ujar Capandri.
Baca Juga :
Natal Nasional GMKI Dongkrak Aktivitas UMKM dan Perekonomian Warga, Mamasa Jadi Sorotan
Natal Nasional GMKI Dongkrak Aktivitas UMKM dan Perekonomian Warga, Mamasa Jadi Sorotan
Pembangunan dapur MBG di Tanimbar diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal serta membuka ruang partisipasi aktif masyarakat desa dalam menyukseskan program nasional di wilayah 3T. (*)







