Ambon  

Blok Masela Dikebut, Gubernur Maluku Ajak Semua Pihak Bersatu untuk Masa Depan Daerah

AMBON, FordataNews.com – Semangat kolaborasi kembali ditegaskan dalam upaya percepatan pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela yang akan beroperasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dalam rapat koordinasi lintas sektor yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (31/3/2026), seluruh pemangku kepentingan sepakat untuk memperkuat sinergi demi mendorong realisasi proyek strategis nasional tersebut.

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dalam wawancara di lantai 6 Kantor Gubernur, menegaskan bahwa percepatan Blok Masela bukan sekadar agenda pembangunan, tetapi juga harapan besar bagi masa depan masyarakat Maluku.

Rapat tersebut melibatkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), SKK Migas, INPEX Ltd, pemerintah provinsi, jajaran Forkopimda, serta Bupati Maluku Barat Daya (MBD) dan Bupati Kepulauan Tanimbar (KKT).

Fokus utama pembahasan adalah memastikan langkah konkret agar proyek Lapangan Abadi dapat segera bergerak ke tahap implementasi.

Dalam suasana yang kondusif, pertemuan menghasilkan kesepahaman penting, yakni keberhasilan Blok Masela hanya dapat dicapai melalui kolaborasi erat lintas sektor.

Seluruh pihak menyadari bahwa proyek ini, yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), membutuhkan kerja bersama yang solid dari tingkat pusat hingga daerah.

Tak hanya pemerintah dan perusahaan, masyarakat juga menjadi bagian penting dalam proses ini. Dukungan serta partisipasi aktif warga Maluku dinilai sangat menentukan, terutama dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah selama proses pembangunan berlangsung.

Sebagai bentuk keseriusan, Gubernur telah membentuk tim terpadu melalui SK Gubernur Nomor 519 pada awal tahun 2026.

Tim ini melibatkan unsur Forkopimda provinsi dan kabupaten, termasuk KKT dan MBD, yang dalam waktu dekat akan turun langsung ke lapangan untuk mempercepat pelaksanaan program.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak hanya berbicara di tingkat perencanaan, tetapi juga bergerak menuju aksi nyata di lapangan.

Lebih dari sekadar proyek migas, Blok Masela dipandang sebagai pintu masuk bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembukaan lapangan kerja, serta percepatan pembangunan di wilayah Maluku, khususnya di daerah terdampak seperti Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya.

Di akhir pertemuan, pesan humanis pun mengemuka, sebuah ajakan sederhana namun bermakna dalam.

“Mari kita bersama-sama mendukung dan mendoakan agar proyek ini dapat segera terlaksana,” ajak orang nomor satu Provinsi Maluku ini.

Baca Juga :

Pemerintah Serahkan Dokumen AMDAL Blok Masela, Inpex Siap Tempur

Pemerintah Serahkan Dokumen AMDAL Blok Masela, Inpex Siap Tempur

Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa di balik proyek besar ini, tersimpan harapan banyak orang tentang masa depan yang lebih baik bagi Maluku. (*)

Penulis: Yanto SamangunEditor: Yanto Samangun