Namrole,Fordatanews.com._ Kontraktor menjerit karena paket pekerjaan yang telah 100 persen rampung, tak kunjung dicairkan.
Bahkan ada pekerjaan yang telah selesai sejak 2024 belum dibayar oleh pemda Bursel. Hal ini membuat Umar Fatsey, salah seorang kontraktor menumpahkan kekesalannya.
—Baca Juga : Belajar Dari Bencana Sumatera, DPRD Minta Bupati Bursel Larang Operasi Perusahan HPH
Tak main-main, Umar mengutip pernyataan Nelson Mandela, Presiden Afrika Selatan yang legendaris.
” Penjahat tidak pernah Membangun negeri, mereka hanya Membangun kekayaan di atas kehancuran” tulis Umar Fatsey pada akun Facebooknya, Selasa,(23/12/2025).
Dia juga mohon agar Bupati Buru Selatan turun tangan langsung karena banyak pihak ke III yang dirugikan.
” Kami pihak-pihak lll merasa di rugikan sangat, Padahal pekerjaan progress sudah selesai 100%. Paket” Proyek 2024 belum di bayar sampe oras ini padahal komitmen pemda mau di bayar 2025. Padahal Kami pihak-pihak III bermitra dengan pemda,tapi fakta di lapangan kami pihak-pihak ke III di persulit dengan alasan uang kosong sistem ganguan dll”. Tulisnya.
Dia juga menegaskan dalam waktu dekat akan ke pihak Kejaksaan.
” Kami pihak-pihak ke lll 2024, Mengancam Bawa semua kontrak kontrak kegiatan ke kejaksaan, sesuai bukti bukti yang ada”.
Dihubungi oleh media ini, Umar Mengaku kesal dengan perlakuan Pemda.
” Ya pasti kesal, masa katong su selesai kerja baru dong tar bayar. Tinggal putar deng alasan rupa-rupa” ucap Wakil Sekum HIPMI Bursel ini.
Diakuinya, sebanyak 31 paket pekerjaan tahun 2024 dijanjikan akan selesai dibayarkan tahun 2025, sayangnya belum ada tanda-tanda hingga saat ini
Selain diutus oleh 31 pemegang kontrak, Dia menegaskan dirinya serius dengan apa yang diungkapkan pada status Fbnya itu.
” Saya serius, termasuk laporan ke kejaksaan juga serius”.Tutupnya.(*)






