MASOHI, FordataNews.com – Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tingkat Provinsi Maluku 2025.
Kabupaten ini berhasil menjadi daerah dengan raihan penghargaan terbanyak di antara seluruh kabupaten/kota di Provinsi Maluku.
Dari tiga kategori utama guru transformatif, guru dedikatif, dan komunitas belajar terbaik, perwakilan Maluku Tengah sukses mendominasi seluruhnya.
Sebanyak sembilan guru dan tenaga kependidikan asal Malteng dipastikan akan melaju ke tingkat nasional mewakili Provinsi Maluku dalam ajang GTK Nasional 2025 yang digelar di Jakarta pada 24 hingga 28 November 2025.
Ajang apresiasi GTK ini diikuti oleh lebih dari 190 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK.
Setelah melewati proses seleksi yang ketat, hanya 83 peserta yang lolos ke tingkat provinsi, dan 28 orang akhirnya terpilih mewakili Maluku ke tingkat nasional, sembilan di antaranya berasal dari Maluku Tengah.
Kategori Guru Transformatif menilai kemampuan guru dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
Sementara Guru Dedikatif ditujukan bagi pendidik yang mengabdi di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Adapun Komunitas Belajar Terbaik menyoroti inovasi kolaboratif antar pendidik dalam meningkatkan mutu pembelajaran di komunitas sekolah masing-masing.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tengah, Husen Mukadar, menyebut keberhasilan ini merupakan bukti konkret dari komitmen Bupati Zulkarnain Awat Amir dalam memperkuat kualitas dan inovasi pembelajaran.
“Ini adalah wujud nyata komitmen pak Bupati dan bukti semangat guru-guru kita yang terus beradaptasi serta berinovasi. Mereka membawa semangat transformasi pendidikan yang kini makin terasa di Maluku Tengah,” ujar Husen Mukadar, Senin (10/11/2025).
Adapun sembilan guru dan tenaga kependidikan asal Maluku Tengah yang melaju ke tingkat nasional yakni, untuk kategori Guru Transformatif terdiri dari Nurlila asal SDN 26 Maluku Tengah, Ninik Lestari asal KB AR-Rasyid Banda, Sitti Amine Adjid asal SMPN 76 Maluku Tengah, dan Yosep Tetelepta asal SMA Negeri 4 Maluku Tengah.
Untuk kategori Guru Dedikatif terdiri dari Jamal Kafota asal SMPN 90 Maluku Tengah, Ramli asal SMPN 83 Maluku Tengah, dan Muhibatul Ulum asal SDN 99 Maluku Tengah.
Sedangkan kategori Komunitas Belajar terbaik terdiri dari Geutrida Tuanger asal SDN 202 Maluku Tengah dan Yanti Samallo asal SMAN 37 Maluku Tengah.
Selain itu, kategori Pengawas Pendidikan Dasar terbaik juga diraih oleh Matehus Nanlohy dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Tengah.
“Keberhasilan besar ini menjadi penegas posisi Maluku Tengah sebagai barometer pendidikan di Provinsi Maluku,“ kata Kadis Pendidikan Malteng ini.
Baca Juga :
Bupati Malteng Serahkan 4 Unit Starlink, Tahun ini 27 Unit Jangkau Wilayah 3T
Bupati Malteng Serahkan 4 Unit Starlink, Tahun ini 27 Unit Jangkau Wilayah 3T
Dengan capaian tersebut, daerah berjuluk Pamahanunusa ini menegaskan diri sebagai lumbung tenaga pendidik berprestasi yang siap membawa semangat inovasi pendidikan ke panggung nasional. (*)






