Ambon,Fordatanews.com.– Konferensi Daerah (Konferda) VI DPD PDI Perjuangan Maluku telah mendaulatkan komposisi kepengurusan baru.
Trio Benhur George Watubun, Nancy Purmiasa, dan Andreas J.W. Taborat ditetapkan sebagai pengurus inti (Ketua, Sekretaris, Bendahara) DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku periode 2025–2030.
Selain ketiganya, deretan wajah-wajah lama masih menghiasi komposisi kepengurusan partai dengan emblem kepala Banteng bermoncong putih di Maluku. Diantaranya Jafry Taihuttu, Johan Rahantoknam dan Tobyhend Sahureka.
Secara keseluruhan jumlah pengurus yang dilantik oleh Sekjen Hasto Kristianto ini berjumlah 25 orang.
Hasto kala melantik Benhur Cs menegaskan bahwa pelantikan pengurus DPD PDI Perjuangan Maluku bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum konsolidasi dan pembuktian ideologis bagi seluruh kader.
“Pelantikan ini menjadi simbol tanggung jawab ideologis. Kader PDI Perjuangan harus bekerja dengan hati, turun ke bawah, dan menyatu bersama rakyat,” tegas Hasto, Minggu, (2/11/2025).
Sekjen juga mengapresiasi semangat dan loyalitas para kader di Maluku yang dinilai tetap solid di bawah bimbingan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
“Saya menyaksikan semangat luar biasa dari kader di Maluku. Inilah kekuatan PDI Perjuangan yang solid, disiplin, dan berakar kuat di tengah rakyat,” ucapnya.
MEMBESARKAN PARTAI
Sementara itu Usai dilantik, Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku Benhur George Watubun dalam pidato politik perdananya mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada DPP atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin PDI Perjuangan di Maluku.
“Kami dan 24 fungsionaris DPD baru saja diambil sumpah dan janji jabatan. Ini bukan sekadar kepercayaan, tapi tanggung jawab besar untuk membesarkan partai. Terima kasih kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, Bapak Sekjen Hasto Kristiyanto, dan seluruh jajaran DPP yang telah mempercayakan amanah ini,” ungkap Benhur.
Benhur menegaskan masa kepemimpinannya akan digunakan untuk memperkuat struktur partai hingga ke akar rumput.
“Mulai besok kita tidak boleh banyak bicara. Yang kita bicarakan adalah kerja nyata. Kalau saat ini kita punya delapan kursi, maka 2029 kita harus raih sembilan sampai sepuluh kursi,” tegasnya disambut tampik sorak forum konferda.
AGEN INTELEJEN
Informasi yang dihimpun dalam kepengurusan yang baru dilantik ini, secara khusus akan dilibatkan pula tenaga untuk membantu mengawasi perilaku indisipliner para kader.
Tugas ini dibawah koordinasi Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Maluku. Adapun agen tersebut dikenal dengan kode legendaris di internal PDIP Maluku sebagai 007.(*)






