Perkuat Literasi Digital, Guru SMA, SMK, dan SLB Ambon Bentuk MGMP KKA

Pasca Pelatihan Koding dan AI, Guru SMA, SMK, dan SLB di Ambon Deklarasi MGMP Koding dan Kecerdasan Artifisial

Ambon,Fordatanews.Com._ Momentum penting tercipta bagi dunia pendidikan di Kota Ambon setelah guru-guru dari berbagai jenjang sekolah, yakni SMA, SMK, dan SLB, mengikuti pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA).

Pasca pelatihan, mereka secara resmi mendeklarasikan terbentuknya Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), sebuah forum strategis untuk memperkuat literasi digital dan inovasi pembelajaran di era teknologi.

Dalam deklarasi yang berlangsung penuh semangat, guru-guru peserta menunjuk Raymario Latukolan, S.Kom. (SMA Kristen YPKPM Ambon) sebagai Ketua MGMP.

–Baca Juga : GMKI Ambon Temukan Sejumlah Kejanggalan Dalam Seleksi Kepsek SMA-SMK Maluku.

GMKI Ambon Temukan Sejumlah Kejanggalan Dalam Seleksi Kepsek SMA-SMK Maluku.

Latukolan dibantu oleh Jessica I. S. Tanalessy, S.Kom. (SMK Negeri 2 Ambon) sebagai Sekretaris dan Yuliana Y. Luhulima, S.Pd. (SLB Negeri Batu Merah) sebagai Bendahara.

Raymario menegaskan bahwa MGMP KKA hadir bukan sekadar forum formalitas, melainkan ruang kolaborasi untuk menjawab tantangan pendidikan di era digital.

“MGMP ini menjadi wadah strategis untuk melatih literasi digital guru, memperkenalkan pemrograman sejak dini kepada siswa, dan membangun ekosistem pembelajaran berbasis kecerdasan artifisial di sekolah-sekolah Kota Ambon,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu fasilitator pelatihan Koding, Ode Abdurrachman, menyambut positif terbentuknya MGMP ini. Menurutnya, forum ini sejalan dengan amanah Kepdirjen GTK 5/B/HK.03.01/2025, yang mendorong guru Koding dan AI membentuk MGMP.

“Deklarasi ini penting dan layak mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, karena MGMP menjadi instrumen strategis untuk memperkuat kompetensi guru sekaligus mempercepat transformasi digital pendidikan,” jelasnya.

Guru-guru dari SMA, SMK, dan SLB di Kota Ambon berharap MGMP KKA mampu mendorong pengembangan materi ajar inovatif, integrasi teknologi dengan kurikulum, serta membuka peluang kolaborasi lintas sekolah.

Dengan adanya forum ini, Ambon semakin siap menghadapi tantangan pendidikan digital dan mencetak generasi siswa yang melek teknologi sejak dini.(*)